Berdasarkan hasil observasi lapangan tahun 2024–2025 dan data Dinas Perhubungan, berikut adalah kondisi terminal dan halte di wilayah Kota Pangkalpinang.
| Nama Terminal | Kecamatan | Status |
|---|---|---|
| Terminal Kampung Keramat | Rangkui | Aktif |
| Terminal Girimaya | Girimaya | Aktif |
| Terminal Induk (Ramayana) | Girimaya | Aktif |
| Terminal Selindung | Gabek | Tidak Aktif |
Terminal Induk berlokasi di kawasan Ramayana, pusat perdagangan dan titik akhir seluruh rute angkot. Terminal Selindung sudah tidak beroperasi dan direncanakan relokasi. (Sumber: Dokumen Utama, Tabel 2.20 & 3.9)
| Lokasi Halte | Kondisi |
|---|---|
| Halte MAN | Tidak Layak |
| Halte Polres | Tidak Layak |
| Halte SPBU | Tidak Layak |
| Halte Sampur | Tidak Layak |
| Halte SMP 3 | Tidak Layak |
| Halte SMP 1 | Tidak Layak |
| Halte RSUD | Tidak Layak |
Seluruh halte yang terdata dalam kondisi tidak layak, memerlukan perbaikan dan revitalisasi. (Sumber: Dokumen Utama, Tabel 2.19)
Tarif resmi berdasarkan Keputusan Walikota Pangkalpinang Nomor 309 Tahun 2023:
Hasil survei ATP/WTP menunjukkan mayoritas masyarakat (89%) menilai tarif saat ini sesuai, dan bersedia membayar lebih (Rp10.000–Rp12.500) jika kualitas layanan ditingkatkan, terutama kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas. (Sumber: Dokumen Survei, Bab 5 & 7)
Terminal Kampung Keramat
Terminal Girimaya
Terminal Induk (Ramayana)
Terminal Selindung (Tidak Aktif)
Foto dokumentasi dari survei lapangan 2025 (placeholder jika gambar tidak tersedia).
Sumber: Dokumen Utama Penyusunan Jaringan Trayek Angkutan Perkotaan Kota Pangkalpinang Tahun 2025 (Bab III), Dokumen Survei (Bab I), dan Informasi Tambahan.